Skip to main content

Posts

Showing posts from 2011

Mbee'ee :)

Setiap orang pasti punya teman maya. Katakan teman main game online, teman chatting, teman ketemu di FB, atau tiba2 follow di twitter (kalo ini sih jadi fans ya ^^) Gw punya 1 teman maya, masih sepupu teman gw sih. Dia add pin gw, dan singkat cerita kami berteman. Namanya Desna. Tinggalnya di Bandung. Anak motor, pengangguran, dan kata mamanya kalau dirumah pasti diomelin disuruh kawin ato mikirin masa depan. :p Gw panggil dia Mbee’ee Mbee’ee baik sekali untuk ukuran teman yang hanya berkomunikasi via BBM. Kalau gw sapa, dia bales sapa dengan senyum ato icon joget-joget Kalau dia tanya lagi apa, gw suka jawab lagi nangis. :D dia pasti bilang “tenang,, tenang,, sabar,, sabar,,” Gw juga diajarin bahasa Sunda sama dia Mbee’ee juga punya cerita, soal Via. Dari Mbee’ee gw belajar ikhlas, belajar untuk sabar, untuk tenang, untuk selalu berfikir Jodoh ngga akan kemana. Gw pernah nyaris ketemuan sama Mbee’ee. Bulan September lalu, di Bandung. Tapi sepertinya kami belum ...

Cukup Selalu Saja Kurang, Lebih Tidak Pernah Bersyukur

Disuatu negri, tinggallah beberapa kurcaci. Mereka hidup dengan sangat bahagia, setidaknya seperti itulah keliatannya. Mereka mempunyai tempat tinggal yang nyaman, setiap hari mereka makan makanan yang enak. Dan mereka hidup dengan sehat Suatu hari, kurcaci coklat berulang tahun, coklat mendapat ucapan selamat dari teman-temannya. Sore hari, coklat memasak beberapa makanan kecil untuk dibagikan ke teman-temannya Coklat pergi membawa makanan itu ke aula dengan hati gembira. Dijalan menuju aula, coklat bertemu kuning dan merah Kuning : hai coklat, kamu ulangtaun kan? Apa ada makanan untuk kami? Kalau tidak ada, kami mau membeli beberapa kue Coklat : hmm, aku hanya punya sedikit makanan untuk kalian. Tapi cukup mengenyangkan Merah : oya? Kira-kira 1 orang dapat berapa kue? Coklat : *sedikit bingung* hmmm mungkin 3 kue. Merah : ah tidak cukup itu. Kalau gitu, Kuning kamu harus tetap beli kue untuk kita. Karena kue dari Coklat tidak cukup Maka pergilah Kuning dan Merah ke pasa...

Love me two times baby. Love me twice today –The Doors-

Beberapa laki-laki kadang terlihat cuek, beberapa ada yang gombal. Dan gw menemukan beberapa laki-laki cuek yang ternyata dengan tindakan sedikit gombal malah justru terlihat sweet :) Cerita 1 Dulu waktu dikantor lama, gw dan Dinar duduk bersebelahan. Waktu itu pekerjaan kami banyaaakk sekali. Berangkat pagi pulang malam. Miss that moment actually, karena sembari kerja, kami sekalian curhat. Sebutannya Bukan Babu Biasa :D Lalu disuatu waktu, Dinar mau denger lagu Anggun – Mimpi. Karena kami tidak punya waktu untuk gugling dan mencari lagu itu, Dinar minta tolong Jembre yang memang dikantor dikenal dengan kemampuannya mendownload segala macam file. Sorenya, Jembre ym Dinar (fyi meja Dinar dan Jembre jauh, sekitar 3 meter tapi masih diruangan yang sama) Jembre : Nar,,, Dinar : Ya? Jembre : Ini buatlo Tiba-tiba sayup terdengar dari speaker Jembre, lagu Anggun yang diminta Dinar. Melambung jauh, terbang tinggi bersama mimpi… Dinar dan gw yang sedang kerja dengan membabi ...

Eat Pray Love (Batagor)

Jumat, 22 April 2011 – Welcome Bandung -Batagor Cinta- Gw, Peti, Billi dan Hadi mau jalan-jalan ke Bandung. Perjalanan dimulai dari Stasiun Gambir, kecuali Hadi dari Indramayu rumahnya. Semua kereta terlambat 2 jam dari jadwal keberangkatan. Harusnya kami berangkat jam 9.15 ini baru dateng jam 12.30. keseelll bangetttt! T_T Bili & Peti menunggu kereta Kami sampai di Stasiun Bandung sekitar jam 3 sore, lalu naik angkot ke Dago, ketemu Hadi di Circle K Dago. Oiya Peti dan Hadi baru kenalan loh Billi dan Hadi mengambil motor ditempat sepupu Hadi, ngga jauh dari Circle K Dago. Lalu hujaaannnn T____T Akhirnya gw dan Peti nunggu mereka di Mcd Dago sekalian late lunch. Enak tempatnya, di lantai 2 ada Mc Café. Banyak anak kuliah yang ceritanya sih ngerjain tugas kampus –buka laptop,ketik-ketik sambil buka buku- atau pacaran, kumpul-kumpul sama teman-teman. Berasa jadi anak kuliahan lah begitu kesitu, untung tampilan mendukung Ternyata eh ternyata,, Billi sempet-sempetnya...

Curug, Bayangan Putih dan Tahun Baru

Hmm,, sepertinya gw telat memposting cerita tahun baru :)) gapapa yaaa Jadi begini ceritanya,,, Suatu hari, pergilah Icul, Petty, Ninet dan Ancha ke perkemahan di Bogor. Megamendung namanya. Icul dan Petty berangkat dari Jakarta. sedangkan Ninet dan Ancha berangkat dari rumah Ancha yang berada didaerah Bogor juga. Perjalanan Petty dan Icul (Jakarta - Bogor) Icul dan Petty berangkat dari kantor Petty. naik busway ke stasiun Cikini, Rp 3500 / orang. Sampe Stasiun Cikini langsung beli tiket kereta ekonomi express ke Bogor, harga tiket 5500 / orang. Mereka berdua sumringah, murah! Kata petugas loket kereta “buruan mba, keretanya uda dateng tuh! “ Maka berlarilah dua anak cantik itu keatas, menghampiri kereta. Sudah diduga, ini tahun baru, pasti kereta ke Bogor penuh. Selama kurang lebih 3 jam perjalanan, akhirnya sampai juga mereka di Bogor. Ternyata Icul punya voucher KFC Rp 10.000. Lumayan daripada lumanyun, sembari istirahat mereka mesen mocca float dan cream soup, tinggal n...

Journey to Dieng part 4 : Monday, October 25th, 2010

Selamat pagi! Mari kita turun ke Wonosobo, kemudian belanja sebentar di Jogja, lalu malamnya balik ke Jakarta. Dari Dieng kami naik bis 2 kali menuju Wonosobo. Bis nya penuh dengan nenek-nenek dan kakek-kakek yang mau nyawah. :p jadi kita berdiri deh… Udah gitu, gw kan bilang ke keneknya “bang, nanti turun di terminal Wonosobo ya” eh keneknya malah ngajak ngobrol “neng mau kemana emangnya?” gw bilang “ke Jogja” trus dia malah titip salam buat temennya yang namanya gw lupa -_-! Iya aja deh bang. Sampai di Wonosobo, kami naik travel menuju Jogja. perjalanan Wonosobo – Jogja kira-kira 4 jam, jalurnya : Wonosobo – Magelang – Sleman – Jogjakarta. Kami sampai di Jogja, ditempat kos adiknya Cencen. Cencen ini asal purwokerto. Orangnya putih, kurus, tinggi, makanya dipanggil cencorang sama Dinar. Kami nitip tas :p supaya bisa jalan-jalan ke Malioboro. Diiiringi dengan tatapan -apaan nih naro tas dikamar gw- dari adeknya Cencen, kami pergi ke Malioboro naik taksi. Ongkos taksi dari kos ...

Journey to Dieng part 3 : Sunday, October 24th, 2010

Chasing Sunrise and then Have Not Money Selamat pagi! Kami bangun jam 4 pagi, untuk mengejar sunrise di gunung Sikunir. Busana pagi itu terlihat gerah jika dipakai saat menyeberangi jalan (maaf ngga nyambung, efek makan siang dari Mega Kuningan ke Ambassador) Dinar : kaos lengan panjang, jaket, celana kargo, kaos kaki, sandal gunung, topi kupluk, syal Peti : kaos lengan panjang, celana jeans, kupluk, jaket  dia doang yang tahan dingin, ingat itu saudara-saudara. Karena dia warga Gunung Kidul sejati. gw : kaos pendek, cardigan ¾, jaket, pashmina, jeans didobel celana training plus bawa sarung buat jaga2 klo kedinginan di atas ntar. Heboh kan? Pak Guide nyaranin bawa selimut di penginapan -_-! Berat pak,, buset Dari penginapan menuju tracking Gunung Sikunir kira-kira ditempuh dalam waktu kurang dari 1 jam dengan mobil. Sampai bawah Gunung Sikunir kami tracking sedikit kira-kira 15 menit untuk sampai keatas Gunung. Tada! Kami sampai diatas Gunung Sikunir, ketinggiannya sekitar...